MAK-MAK JAMAN NOW: SOSMED PINTAR, POLITIK NGawur

MAK-MAK JAMAN NOW: SOSMED PINTAR, POLITIK NGawur

MAK-MAK JAMAN NOW:
DARI SINETRON KE POLITIK, DARI FLEXING KE OPINI

Bude Wartiyem: "Lho, kok sekarang ibu-ibu pada pinter bahas politik ya? Kemarin lihat status Mbak Yuli, panjang lebar soal kebijakan impor beras..."

Mbak Tursini: "Ah, itu mah cuma copas dari grup WhatsApp, Bud. Aslinya tiap hari nonton sinetron Anak Jalanan Jadi Presiden!"

Mbah Kromo: "Wong urusan beras aja taunya cuma di Indomaret, kok berani bahas impor ekspor..."

Mbah Warso: (nyruput kopi) "Ibu-ibu iki koyo tukang bakso bawa panci presto - dikit-dikit mau ngerti tekanan tinggi, taunya cuma bisa meletup-letup di sosmed!"

1. "DARI STATUS 'DAGANGAN ONLINE' LANGSUNG JADI 'PAKAR POLITIK'"

Mbah Warso mengamati pola unik Mak-Mak Jaman Now:

  • Kemarin update status: "Diskon skincare 50%!!", hari ini sudah berkoar: "Rezim ini gagal urus ekonomi!"
  • Sumber berita politiknya: WhatsApp grup "Ibu-Ibu Anti Hoax" (yang isinya hoax semua)
  • Kritik kebijakan pemerintah tapi gak bisa bedain antara Menteri Keuangan dan Menteri Pertahanan

Bude Wartiyem: "Tapi kan mereka kan berhak berpendapat, Mbah?"

Mbah Warso: "Berpendapat iya, Bude. Tapi kalo asal njeplak tanpa mikir, itu namanya bukan pendapat, tapi kebisingan!"

Mbak Tursini: "Nah lho! Tapi kan seru tuh, Mbah. Ibu-ibu sekarang pada berani debat politik."

Mbah Warso: "Debat politik? Itu mah cuma saling lempar stiker 'Tetap Santuy' sambil nunggu sinetron mulai!"

2. "STRATEGI POLITIK MEREKA? FLEKSING, FOMO, DAN FOLLOW TREND"

Menurut Mbah Kromo, ada 3 pola:

  • Flexing Politik: Screenshot berita pro/anti pemerintah, biar dikira "melek politik"
  • FOMO (Fear of Missing Out): Ikut-ikutan bahas isu viral, meski gak paham akar masalahnya
  • Follow Trend: Kemarin demo #SaveBTS, besoknya demo #TolakKenaikanBBM
"Politik di tangan ibu-ibu sosmed itu seperti pisau di tangan anak kecil - bisa bahaya, tapi yang disakiti malah diri sendiri." — Mbah Warso

3. "TAK TAHU DIRI DIBUAT KONTEN, TAK TAHU POLITIK DIBUAT BAHAN"

Mbak Tursini yang melek digital memberi peringatan:

  • Banyak Mak-Mak jadi corong propaganda tanpa sadar
  • Share berita hoax karena judulnya dramatis, tanpa baca isinya
  • Terjebak echo chamber: Cuma mau dengar pendapat yang sesuai dengan keyakinannya

Bude Wartiyem: "Terus solusinya gimana, Mbah?"

Mbah Warso: "Gampang! Sebelum share berita politik, tanya dulu: 1) Ini beneran terjadi atau cuma katanya? 2) Kamu paham gak konteksnya? 3) Nanti ujung-ujungnya Kamu malu gak?"

Mbah Kromo: "Kalau masih ngeyel, ingetin: Nanti anak-anakmu yang lihat status embuhmu itu!"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mobil Mewah Pejabat Dan Gerobak Warga : Negara Apa Karnaval ?

Ngumpul tapi Sibuk Hp Masing Masing ! Piye Tho Iki ?

Otaknya Lelah, Liburan Sebulan Sekali: Fenomena Mama-Mama SOSMED